Utama arrow Kegiatan
Kegiatan PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Admin   
Friday, 15 February 2008
Indeks Artikel
Kegiatan
Halaman 2
Halaman 3
Halaman 4

        1. Penyuluhan Bahasa dan Sastra

Bahasa menunjukkan bangsa! Semboyan ini barangkali sering terdengar untuk mengobarkan nasionalime masyarakat. Akan tetapi, secara keseharian semboyan itu seperti kehilangan kekuatannya. Bahasa Indonesia yang sudah dinobatkan sebagai bahasa nasional dan pemersatu bangsa, cenderung digunakan tanpa pemahaman dan struktur yang tepat. Pemakaian bahasa gaul, bahasa daerah, atau bahasa campuran merupakan fenomena yang seolah sudah dikonvesikan masyarakat. Keadaan seperti ini seolah memberi persepsi tentang bangsa yang kehilangan identitas.

Artinya, ketika secara teks telah disepakati bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional, namun aplikasinya belum menunjukkan hasil yang menggembirakan, komunikasi verbal masyarakat (dalam forum resmi) masih menggunakan bahasa Indonesia yang tidak sesuai dengan tuntunan resmi.

Anggapan banyak kalangan tentang berbahasa itu asal dapat dimengerti sudah cukup, pada satu sisi memang dapat diterima, namun secara disiplin ilmu bahasa itu sendiri memerlukan keserasian dengan formula (tata bahasa baku) yang sudah ditetapkan (praksis). Mereka tidak pernah memperhatikan situasi pemakaiannya, resmi atau tidak resmi. Bahkan, banyak yang menggunakan bahasa Indonesia yang dicampuradukkan dengan bahasa lain, baik bahasa asing maupun bahasa ibunya (daerah). Padahal, jika dilihat kembali pada Sumpah Pemuda butir ketiga, seharusnya kita mengutamakan bahasa Indonesia daripada bahasa-bahasa yang lain. Hal seperti ini juga terjadi pada sastra. Ada yang beranggapan bahwa sastra itu pekerjaan berandai-andai saja. Anggapan seperti itu muncul karena ketidaktahuan sebagian besar masyarakat terhadap sastra, meskipun setiap hari telah melakukan dan menikmati sastra. Mereka belum menyadari banyak manfaat yang dapat diambil dari sastra (karya sastra), yakni pendidikan, hiburan, pengalaman jiwa, dan sebagainya.

Sehubungan dengan hal di atas, kantor Bahasa Provinsi Jambi bekerja sama dengan berbagai instansi atau lembaga lain untuk mengadakan  penyuluhan bahasa dan atau sastra.


 
< Sebelumnya